Senin, 01 Januari 2018

Refleksi perkuliahan filsafat

Perkuliahan filsafat ilmu berjalan seperti biasanya, hari selasa pukul 15.30-17.10 di gedung pasca sarjana baru lantai 1. Perkuliahan kali ini membahas tentang seminar Pak Prof di China. Kali ini Pak Prof menggunakan media Powerpoint untuk mengajar, tidak seperti biasanya yang diisi dengan kuis-kuis untuk merefleksikan diri.

Powerpoint yang ditampilkan oleh Pak Prof berisi tentang hermenitika. Hermenitika merupakan metode berfilsafat yang bersifat membangun dan mengembang, berbeda dengan saintifik yang meruncing dan mengerucut. Proses berhermenitika itu dari yang paling sederhana menuju ke yang paling kompleks. Hermenitika digambarkan dengan gunung es dimana hubungan ke atas itu menuju ke spiritual sedangkan jika kebawah itu menuju pada psikologi yang berupa interaksi. Aries Toteles menyampaikan bahwa ilmu haruslah dibangun dari pengalaman atau kenyataan. Didalam gunung es sebagai gambaran dari hermenitika, pengalaman dan kenyataan berada di bagian paling dasar yaitu mathematics world orientation. Pengalaman ini berhubungan dengan fenomena, dimana ketika manusia siap menghadapi fenomena, maka akan menjadikan pengalaman yang bermakna, menjadi berkah, sebaliknya jika manusia tidak siap dengan fenomena yang terjadi pada dirinya, maka fenomena itu akan menjadi bencana bagi si penerima. Karena sesungguhnya manusia tidak mengetahui apapun. Karena hal inilah manusia diharuskan untuk belajar dan menuntut ilmu agar bisa membedakan. Meski demikian, terkadang manusia masih belum memahami meskipun sudah belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar