Jumat, 29 Desember 2017

The Death of Rahwana

Refleksi Perkuliahan Filsafat - Nonton Wayang

Pada tanggal 24 Novermer yang lalu, PPs UNY P.Mat kelas A menonton wayang yang berkisah tentang Gugurnya Rahwana. Kisah gugurnya rahwana ini termasuk salah satu kisah ramayana yang sangat terkenal di kalangan masyarakat dunia dan Indonesia. Jalinan tentang kisah cinta yang agung antara Rama, Shinta, dan Rahwana. Di setiap institusi pendidikan mengajarkan dan menceritakan akan keindahan dari karya sastra yang luar biasa ini.Tak banyak penikmat sastra yang benar-benar mendalami makna serta nilai-nilai kehidupan dari kisah Ramayana. Sejauh ini kisah Ramayana selalu berakhir dengan Rama yang berhasil membunuh raksasa kejam nan keji, Rahwana. Rahwana merupakan tokoh antagonis dalam kisah Ramayana. Dalam Ramayana, Rahwana selalu digambarkan dengan perwujudan angkara murka dan dosa-dosa manusia. Kelahirannya disambut oleh goncangan bumi. Dewa-dewa berusaha mencegah kelahirannya.Namun siapa yang dapat melawan takdir? Bahkan dewa-dewa pun tak dapat menyelaminya. Kelahirannya berwujud raksasa diramalkan akan menjadi sebab pergoncangan bumi yang hebat. Dalam wujudnya yang dasamuka tak banyak yang tahu kesaktiannya dapat menyamai para dewa. Ilmu para dewa sudah ia tuntaskan dalam kehidupannya. Dalam kebuasan dan kegarangannya ia hanya jatuh menyerah pada satu wanita lembut. Shinta. Sosok perwujudan dari angkara murka, namun banyak nilai-nilai yang dapat diselami. Beberapa sisi lain dari sosok Rahwana.
Meski Rahwana digambarkan sebagai makhluk raksasa yang mengerikan, bersifat liar, buas dan monster, tetapi Rahwana adalah sosok yang sakti luar biasa. Ia mempunyai berbagai ilmu dan kesaktian yang sulit ditaklukan. Darimana datangnya semua ajian itu? Tentu saja dari berguru pada banyak guru dan raja sakti, salah satunya Bali (yang dibunuh secara curang oleh Rama). Pertanyaan yang menggelitik, jika demikian tentunya Rahwana adalah seorang sarjana yang bukan hanya pandai belajar ilmu peperangan namun juga mempunyai pendalaman atas ilmu-ilmu sastra dan agama.

Namun bagaimanapun juga, kisah rahwana ini memberikan kita pelajaran bahwa semua kejahatan didunia ini pasti akan kalah dengan kebaikkan. Apalagi jika kita berlaku sombong. Dasamuka atau Rahwana mungkin memiliki kesaktian yang tak dapat ditandingi oleh siapapun, namun Rahwana tidak pernah bersyukur, dia selalu menyombongkan kekuatannya dan berlaku seenaknya. Rahwana merupakan gambaran dari sosok Power now yang sering disebutkan dalam perkuliahan filsafat ini. Rahwana adalah kekuatan yang selalu berkeinginan untuk mendapatkan apa saja yang diinginkan, menggunakan segala cara, meskipun harus menyakiti orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar